Biadab! Pemuda Pembakar Mimbar di Mesjid Raya Makassar Juga Bakar Sajadah dan Alquran -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Biadab! Pemuda Pembakar Mimbar di Mesjid Raya Makassar Juga Bakar Sajadah dan Alquran

Sabtu, 25 September 2021 | September 25, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-09-25T10:50:06Z

Wanheart News - Pemuda inisial KB (22) terungkap lebih dulu membakar sajadah di Masjid Raya Makassar lalu melemparnya ke mimbar. Programming interface dari sajadah dan mimbar menyebabkan sejumlah alquran ikut terbakar. 

"Barang bukti antara lain ada sajadah yang sudah separuhnya terbakar karena pelaku ini menggunakan sajadah untuk cepat terbakar dari mimbar masjid ini," ucap Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Urip Laksana saat jumpa pers di kantornya, Sabtu (25/9/2021). 

Witnu mengatakan, ditemukan juga barang bukti berupa sebuah botol berisi cairan yang diduga minyak tanah. Minyak tanah ini lalu digunakan membakar sajadah, selanjutnya dilemparkan ke mimbar masjid. 

"Kemudian ini adalah (barang bukti) potongan-potongan dari mimbar Masjid Raya yang dilakukan pembakaran," katanya. 

Aksi pembakaran mimbar tersebut juga menyebabkan beberapa Alquran di Masjid Raya Makassar ikut terbakar. 

"Ada beberapa kitab suci Alquran yang juga ikut terbakar karena letaknya memang berada di sekitar mimbar," katanya. 

Menurut Witnu, pelaku pembakaran secara spesifik hanya menargetkan mimbar masjid dan tak ada niat membakar masjid secara keseluruhan. 

"Memang sasarannya hanya mimbar. Malam itu kondisi hujan lebat dan Masjid Raya itu sempat bocor," individualized organization Witnu. 

"Tapi dari tangkapan CCTV bisa kita lihat bagaimana terburu-burunya pelaku dalam menyelesaikan perbuatannya," imbuhnya. 

Diberitakan sebelumnya, KB diringkus polisi di Jalan Tinumbu Makassar, sekitar pukul 13.35 Wita, siang tadi. Kepada polisi, KB mengaku sakit hati ke pengurus masjid dan sekuriti. 

"(Theme) sakit hati kepada pengurus masjid yang mana setiap pelaku ini datang ke masjid untuk datang beristirahat tidur di masjid ini selalu dilarang pengurus masjid maupun pihak sekuriti," katanya. 

Gelora

×
Berita Terbaru Update
close