Gibran Hilang Misterius di Gunung Guntur, Pasukan Brimob Dikerhkan Untuk Pencarian -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gibran Hilang Misterius di Gunung Guntur, Pasukan Brimob Dikerhkan Untuk Pencarian

Jumat, 24 September 2021 | September 24, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-09-24T00:29:33Z

Wanheart News - Muhammad Gibran Arrasyid (14), pendaki yang hilang di Gunung Guntur, Kabupaten Garut pada Minggu (19/9/2021) hingga saat ini, Kamis (23/9/2021) belum juga ditemukan. 

Untuk membantu compositions pencarian, Polres garut menurunkan personel terlatih dari Brigade Mobil (Brimob) Polda Jabar. 

"Ada dari Brimob diturunkan satu regu untuk mencari korban yang hilang di Gunung Guntur," customized organization Kepala Polsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan usai melakukan pencarian korban di Gunung Guntur, Garut, Kamis (23/9/2021) dikutip dari Antara. 

Ia menuturkan tim dari Brimob bergabung dengan Tim SAR dari Basarnas, TNI, BKSDA, dan sukarelawan masyarakat setempat untuk mencari korban Muhammad Gibran Arrasyid yang merupakan warga Kampung/Desa Citangtu, Kecamatan Pangatikan, Garut. 

Tim gabungan, customized organization dia, dengan peralatan lengkap dan pengetahuan tentang teknik pencarian orang di kawasan hutan itu berupaya mencari dengan menyisir dari bawah sampai ke atas. 

Sejumlah petugas melakukan pencarian terhadap seorang pendaki yang hilang di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat. [ANTARA/HO-Polsek Tarogong Kaler] 

"Hari ini pencariannya dilakukan dengan menyisir dari bawah ke atas, sementara hasilnya korban belum ditemukan," katanya. 

Ia menyampaikan hari keempat pencarian berjalan lancar didukung dengan cuaca yang cukup cerah, meski menjelang petang sudah mulai mendung hingga akhirnya ditunda sementara dan dilanjutkan besok. 

Selama pencarian, customized organization dia, tidak menemukan indikasi atau jejak yang mengarah terhadap keberadaan korban, meski begitu petugas terus berupaya mencari korban dengan menyusuri kawasan gunung tersebut. 

"Tanda-tanda belum ada, hanya itu saja barang-barang milik korban masih ada di tenda," katanya. 

Sebelumnya korban bersama rombongan pendakian berjumlah 14 orang melakukan pendakian ke Gunung Guntur, Sabtu (18/9/2021) sore, kemudian berkemah di Pos 3 untuk beristirahat dan melanjutkan pendakian esoknya. 

Namun saat akan melakukan pendakian kembali, korban lebih memilih tidak melanjutkan perjalanan menuju puncak dan tetap tinggal di Pos 3. Setelah temannya turun, korban tidak ada di tenda, barang atau peralatan milik korban quip masih ada di tempat. 

Petugas yang sudah beberapa hari melakukan pencarian belum menemukan titik terang atau indikasi lain yang dapat menunjukkan keberadaan korban di Gunung Guntur. 

Suara

×
Berita Terbaru Update
close