Refly harun Sebut Ada Agenda Tersembunyi Dibalik PT, Fadli Zone: Mahasiswa Harus Segera Bergerak -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Refly harun Sebut Ada Agenda Tersembunyi Dibalik PT, Fadli Zone: Mahasiswa Harus Segera Bergerak

Minggu, 19 Desember 2021 | Desember 19, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-19T10:19:45Z

Wanheart News

WANHEARTNEWS.COM - Fadli Zon, salah satu kader Partai Gerindra mengatakan bahwa DPR RI sulit diandalkan untuk mewujudkan official limit 0 persen.

Oleh karena itu, Fadli Zon meminta agar masyarakat sipil, pers, hingga mahasiswa untuk segera bergerak. Hal itu dinilainya lebih efektif untuk mewujudkan perubahan official edge.

Hal ini diuangkapkan Fadli Zon melalui sebuah diskusi virtual yang dilakukan pada Minggu 12 Desember 2021 lalu.

Selanjutnya, Fadli Zon juga mengungkapkan bahwa saat ini kekuatan eksekutif terlalu mendominasi di DPR sehingga hal tersebut telah melumpuhkan fungsi pengawasan legislatif.

Oleh sebab itu, Fadli Zon mengimbau agar masyarakat bersatu untuk melawan konsolidasi oligarki dan menghapuskan official edge.

Menanggapi hal tersebut, Refly Harun quip ikut angkat suara. Menurtunya Fadli Zon pasti paham bahwa ada plan tersembunyi dari penerapan presidenthial edge.

"Ini adalah soal penguasaan, soal rezim, soal percukongan, soal perbisnisan, soal perpolitikan, dan masih banyak lainnya. Efek dari 0 persen ini. Dan saya sepenuhnya setuju orang seperti Fadli Zon pasti paham betul apa plan tersembunyi yang gampang dilihat dari penerapan official edge itu," ungkap Refly Harun dalam kanal YouTube pribadinya, yang dilihat pada Minggu 19 Desember 2021.

Seperti yang dilansir dari Pikiran Rakyat bahwa Refly Harun menduga official edge ditujukan untuk memelihara kekuasaan oligarki, baik politik maupun bisnis.

Lebih lanjut dikatakan oleh graduated class Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini bahwa official edge telah membatasi tokoh untuk mencalonkan diri sebagai Capres dan Cawapres. Padahal, Indonesia membutuhkan tokoh yang berkompeten.

"Siapa yang menjadi calon presiden 2014, 2019 hanya ditentukan dua orang saja. Jadi, why negara sebesar ini hanya ditentukan beberapa orang saja ketika memilih pemimpin?" ujarnya.

"Padahal, tentunya kita menginginkan stok pemimpin yang memang betul-betul keren cadas, betul-betul cadas, betul-betul memiliki kemampuan luar biasa, primus bury pares, orang yang withering hebat di Republik ini, yang tentu saja yang unit harapkan betul-betul pemimpin yang lahir dari rahim rakyat, punya kecerdasan luar biasa, punya kemampuan luar biasa," sambungnya.

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin yang jujur dan amanah.

Gelora

×
Berita Terbaru Update
close