Aliansi Aktivis 98 Melawan Gibran-Kaesang: 'Jangan Mentang-mentang Anak Presiden, Semua Bisa Lu Mainin!' -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Aliansi Aktivis 98 Melawan Gibran-Kaesang: 'Jangan Mentang-mentang Anak Presiden, Semua Bisa Lu Mainin!'

Rabu, 26 Januari 2022 | Januari 26, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-01-26T05:43:10Z

Aktivis '98 Ngamuk: "Jangan Mentang-mentang Anak Presiden, Semua Bisa Lu Mainin!"

WANHEARTNEWS.COM - Belum lama ini perkumpulan para aktivis atau lebih tepat disebut Aliansi Aktivis 98 telah menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin 24 Januari 2022. 

Di dalam unjuk rasa tersebut, salah satu tuntutan dari aliansi aktivis 98 menyeret nama Ketua Umum PDIP yakni Megawati Soekarnoputri. 

Mereka mendesak agar Megawati bertindak tegas dalam menyikapi dugaan kasus Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Selain itu, para aktivis juga kembali mengingatkan peran Megawati di tahun reformasi 1998 yang turut aktif dalam memperjuangkan Indonesia bebas dari KKN. 

Lebih lanjut, bagi mereka, Megawati tidak boleh berdiam diri menyaksikan kebobrokan oknum penguasa yang tengah terjadi.

Tidak hanya Megawati, aliansi aktivis 98 juga meminta semua mantan presiden Indonesia untuk segera bertindak melihat dugaan kasus korupsi Gibran dan Kaesang. 

“Jangan mentang-mentang anak presiden semua bisa lu mainin. Buat Mas Gibran, Kaesang, kami melawan!,” ujar sang orator dengan lantang. 

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya akan terus melawan Gibran dan Kaesang, sebab KKN dapat membuat rakyat menjadi sengsara.

“Aliansi Aktivis 98 melawan Gibran dan Kaesang! Ketika KKN ini dilakukan kita semua susah, rakyat sulit, dan mereka menikmatinya,” lanjutnya. 

Terakhir, sang orator berharap agar semua mantan Presiden RI dapat turut memberantas kebangkitan KKN oleh penguasa. 

“Oleh karena itu saya berharap Ibu Megawati mantan presiden RI, Bapak SBY, mantan-mantan presiden, perhatikan gerakan 1998 yang kami menentang jelas tindak KKN,” pungkasnya. terkini

×
Berita Terbaru Update
close