Sandingkan Suara Adzan Dengan Anjing, Anwar Abbas: Sama Saja Suara Azan Disamakan dengan Najis -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sandingkan Suara Adzan Dengan Anjing, Anwar Abbas: Sama Saja Suara Azan Disamakan dengan Najis

Jumat, 25 Februari 2022 | Februari 25, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-02-25T11:07:00Z

Wanheart News

WANHEARTNEWS.COM - 
Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas turut menanggapi pernyataan kontroversial Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas.

Anwar menilai sebenarnya ucapan yang dilontarkan Menag Yaqut niatnya sangat baik. 

Hanya saja diksi atau kata yang digunakan kurang tepat.

Oleh sebabnya dia mengatakan, akan lebih baik apabila tidak menyandingkan suara azan dengan gonggan anjing. 

Salah satunya mengganti suara anjing dengan kicauan burung.

"Sebenarnya maksud dari Pak Menteri ini baik ya, cuma mengambil contoh yang salah. Kalau seandainya suara burung, misalkan kita tinggal di suatu komplek, mereka di sana pelihara burung, lalu burungnya berkicau gitu ya, itu saya rasa tidak masalah," ujar Anwar Abbas dalam acara Dua Sisi, pada Jumat, 25 Februari 2022.

Dia juga menyayangkan analogi suara azan yang dipakai Menag Yaqut ialah hewan anjing. 

Padahal anjing sendiri dikenal sebagai binatang yang air liurnya najis.

Dengan demikian secara tidak langsung pria yang akrab dipanggil Gus Yaqut itu menyamakan lantunan azan dengan najis.

"Tapi ini kan dia sebut anjing, anjing itu kan sesuatu yang air liurnya najis. Jadi suara azan disamakan dengan najis, itu kan begitu," kata Anwar.

Anwar lantas memberikan contoh, kalau saja menganalogikan suara azan dengan buru beo tentu tidak akan menuai polemik sebesar sekarang ini.

"Maksudnya memang baik ya, tapi pemilian diksinya, pemilihan kalimat dan contoh yang kurang tepat. Kalau seandainya beliau (Menag) tidak sebut kata anjing, tapi dia sebut misalkan burung beo gitu ya, memang berisik juga tapi saya rasa orang-orang tidak akan marah," imbuhnya. hops

×
Berita Terbaru Update
close