Jakarta Tak Lagi Masuk Daftar 10 Kota Termacet di Dunia, Ini Penjelasannya -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jakarta Tak Lagi Masuk Daftar 10 Kota Termacet di Dunia, Ini Penjelasannya

Minggu, 13 Februari 2022 | Februari 13, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-02-13T01:33:42Z

Wanheart News

WANHEARTNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaporkan, tingkat kemacetan Jakarta mengalami penurunan.

Keberhasilan ini ditandai dengan keluarnya Jakarta dari daftar 10 besar kota termacet di dunia versi TomTom Traffic Index.

"Izinkan kami melaporkan bahwa Jakarta pada tahun 2020 ini keluar dari daftar 10 besar kota termacet di dunia," ujar Anies di Istana Negara, Selasa (9/2/2022).

Seperti apa penjelasannya?

Berdasarkan information TomTom Traffic Index Ranking 2021, tingkat kemacetan Jakarta berada di peringkat ke-46 dari 404 kota yang diukur dengan indeks kemacetan sebesar 34 persen.

Artinya, terjadi penurunan kemacetan sebesar 2 persen atau berkurang sebanyak 2 menit per hari dari tahun 2020.

Pada tahun 2020, tingkat kemacetan Jakarta berada di angka 36 persen atau turun dari tahun 2019 yang mencapai angka 53 persen.

Tingkat kemacetan 34 persen tahun 2021 diartikan dengan rata-rata waktu perjalanan 34 persen lebih lama dibandingkan dengan kondisi tanpa kemacetan.

Hal ini sama dengan perjalanan 30 menit tanpa kemacetan dan harus memakan waktu 10 menit lebih lama saat kemacetan sebesar 34 persen.

Lebih lanjut, tanggal 12 April 2021 tercatat sebagai hari dengan kepadatan lalu lintas withering tinggi sepanjang tahun yang mencapai 64 persen.

Sementara itu, dalam 18 bulan terakhir nampak terdapat beberapa perubahan pola lalu lintas yang berhasil diamati di seluruh kota-kota besar dunia.

Waktu dengan lalu lintas terpadat atau busy time tahun 2019 ada pada hari Jumat pukul 17.00-18.00 dan tahun 2020 juga berada di hari Jumat pukul 18.00-19.00.

Sedangkan pada tahun 2021, pola kepadatan lalu lintas berubah dengan waktu terpadat jatuh pada hari Senin setiap pukul 17.00-18.00.

Selain itu, tercatat pula jam kepadatan lalu lintas Jakarta pada pagi hari berada pada angka 37 persen dengan penurunan sebanyak 25 persen dari tahun 2019.

Berbeda halnya dengan kepadatan lalu lintas pada sore hari yang mencapai angka 65 persen atau turun sebanyak 22 persen dari tahun 2019.

msn/kompas

×
Berita Terbaru Update
close