Telat Vaksin Dosis II Lebih dari 6 Bulan, Harus Lakukan Vaksinasi Ulang! -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Telat Vaksin Dosis II Lebih dari 6 Bulan, Harus Lakukan Vaksinasi Ulang!

Sabtu, 19 Februari 2022 | Februari 19, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-02-19T09:55:17Z

WANHEARTNEWS.COM - Vaksinasi masih menjadi salah satu upaya efektif untuk mengendalikan kasus Covid-19 di Indonesia.

Oleh karenanya Pemerintah terus berupaya mendorong masyarakat agar mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa secara nasional, sebanyak 20 juta orang yang belum mendapatkan dosis kedua setelah vaksinasi pertama terhitung lebih dari enam bulan.

Dan ke 20 juta orang ini terancam harus melakukan vaksinasi ulang karena berstatus drop out atau tidak melengkapi vaksin dosis II.

Hal ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito dalam keterangan resminya.

“Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan sebanyak 5 juta orang di Jawa Barat belum mendapatkan dosis kedua setelah divaksinasi pertama dengan rentan waktu 1 sampai dengan 5 bulan.” jelas Prof. Wiku, seperti dikutip dari Kumparan News pada Sabtu 19 Februari 2022.

“Secara nasional jumlahnya sebanyak 20 juta orang dan 4 daerah lain sebagai penyumbang terbanyak untuk jumlah orang yang belum mendapatkan vaksin lengkap di antaranya adalah provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Sumatera Utara,” sambungnya lagi.

Menurutnya pemerintah akan terus melakukan percepatan vaksinasi yang bekerja sama dengan ITAGI yang dirangkumkan melalui surat edaran Kementerian Kesehatan nomor SR 0206/2/921 tahun 2022 tentang pemberian vaksinasi Covid-19 bagi sasaran drop out.

“Segera melakukan vaksin dosis kedua bagi sasaran yang alami drop out dalam waktu kurang atau sama dengan 6 bulan,” ujarnya.

Prof. Wiku juga menghimbau kepada seluruh kepala dinas kesehatan untuk serius melakukan arahan pemerintah dan mendukung warganya agar segera melakukan vaksinasi ulang bagi kategori drop out.

“Untuk itu, dimohon kepada masyarakat ikut berpartisipasi dan pihak media untuk membantu menggencarkan program ini,” pungkasnya.

Sumber: terkini
×
Berita Terbaru Update
close