Jokowi: Negara Lain Naikkan BBM 2 Kali Lipat, Kita 10 Persen Saja Demo 3 Bulan -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jokowi: Negara Lain Naikkan BBM 2 Kali Lipat, Kita 10 Persen Saja Demo 3 Bulan

Jumat, 25 Maret 2022 | Maret 25, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-25T07:08:41Z

WANHEARTNEWS.COM - Presiden Jokowi menuturkan, kenaikan harga BBM adalah isu yang sangat sensitif di Indonesia. Harga BBM naik sedikit saja langsung menimbulkan gelombang demonstrasi. Ia lantas membandingkan dengan negara-negara lain yang menaikkan harga BBM hingga 2 kali lipat tapi rakyatnya tak demo. 

Saat ini harga minyak dunia tengah meroket hingga di atas USD 100 per barel. Padahal setahun lalu, harga minyak masih di kisaran USD 60 per barel.

"Negara-negara yang tidak mensubsidi BBM-nya naik langsung 2 kali lipat, bayangkan kita naik 10 persen saja demonya 3 bulan, ini naik 2 kali lipat artinya 100 persen naik," kata Jokowi saat memberikan pengarahan dalam acara Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali, Jumat (25/3).

Jokowi menambahkan, situasi ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja. Harga-harga komoditas pangan dan energi melambung tinggi pasca pandemi. Konflik Rusia-Ukraina memperparah keadaan.

"Gas naik, harga pangan naik, kelangkaan harga pangan naik, termasuk yang terseret harga kedelai misalnya. Harga gandum misalnya karena penyuplai gandum dunia Ukraina, Rusia, Belarusia, semuanya. Lari ke mana-mana kelangkaan energi, kelangkaan pangan, kelangkaan kontainer," ucapnya.

Kenaikan harga-harga komoditas dan kelangkaan kontainer ini mendorong inflasi. Jokowi mengingatkan para kepala daerah hingga dirut BUMN untuk mencari jalan mengendalikan harga barang-barang kebutuhan pokok supaya rakyat tak menjerit.

"Amerika yang biasanya tidak lebih dari 1 persen sekarang sudah di angka 7,5 persen, semua negara naik naik naik semua. Bahkan turki naik hampir 50 persen, ini yang semua gubernur, bupati, wali kota dirut BUMN harus ngerti dan bisa mencari jalan keluar bagaimana mengendalikannya," kata Jokowi.

Sumber: kumparan
×
Berita Terbaru Update
close