Kremlin: Rusia Tidak akan Meladeni Hinaan Biden yang Sudah Terlalu Lelah Sehingga Mudah Marah dan Pelupa -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kremlin: Rusia Tidak akan Meladeni Hinaan Biden yang Sudah Terlalu Lelah Sehingga Mudah Marah dan Pelupa

Sabtu, 19 Maret 2022 | Maret 19, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-19T03:58:04Z
Wanheart News

WANHEARTNEWS.COm - 
Rusia tidak akan terpancing dengan komentar negatif yang ditujukan kepada orang nomor satu di negara itu. Sebagai pemimpin, Vladimir Putin acap menerima kritikan keras hingga tuduhan dan penghinaan.  

Bagi Kremlin, salah satu orang yang paling sering melontarkan hal itu adalah Presiden AS Joe Biden.

Namun, Kremlin menegaskan tidak akan menanggapinya dengan komentar yang sama kerasnya. Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan, Rusia tidak perlu repot-repot membalasnya mengingat Biden sudah sangat kelelahan, sehingga mudah tersinggung, dan mudah lupa.

"Kami memang mendengar dan melihat pernyataan yang ditujukan kepada Presiden Putin yang sebenarnya merupakan penghinaan pribadi," kata Peskov dalam briefing hariannya di depan wartawan, seperti dikutip TASS.

Biden sudah terlalu sering mengambil kesempatan untuk memanfaatkan 'kebebasan berbicara dan mengekspresikan perasaan', dan itu dilakukannya hampir setiap hari, menurutnya.

"Mengingat sifat lekas marah, kelelahan, dan pelupa Tuan Biden, yang pada akhirnya menghasilkan pernyataan agresif, kami memilih untuk menahan diri dari membuat komentar keras. Semua ini agar tidak memicu konflik lebih luas," kata Peskov.

Biden pada Kamis (17/3) melontarkan banyak komentar tidak ramah tentang Putin. Ia menyebut Putin sebagai "diktator pembunuh" dan "penjahat murni" yang mengobarkan "perang tidak bermoral" melawan rakyat Ukraina.

Biden juga sering membuat tudingan di antara kritikan kerasnya.

Satu tahun yang lalu, pada 17 Maret 2021, pemimpin AS itu membuat pernyataan yang cukup tajam yang ditujukan untuk Putin. Dia menjawab dengan 'setuju' ketika ditanya oleh seorang pewawancara apakah dia menganggap Putin sebagai "pembunuh".

Putin yang mendengar semua kecaman itu mengatakan ia sudah terbiasa dengan serangan dari berbagai pihak selama bertahun-tahun menjabat. Dia justru mendoakan kesehatan Biden.

"Jika Anda memanggil seseorang dengan sebutan, itu benar-benar menunjukkan siapa Anda," ujar Putin ketika itu. 

Sumber: RMOL
×
Berita Terbaru Update
close