PKS Siapkan Cagub DKI 2024, Sosok Itu Akan Lanjutkan Program Unggulan Anies Baswedan di Jakarta -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PKS Siapkan Cagub DKI 2024, Sosok Itu Akan Lanjutkan Program Unggulan Anies Baswedan di Jakarta

Sabtu, 12 Maret 2022 | Maret 12, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-12T08:19:54Z

WANHEARTNEWS.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengusung sosok yang siap melanjutkan program unggulan Anies Baswedan di Jakarta.

Adapun Anies akan pensiun sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2022, dan Pilkada DKI akan digelar pada November 2024 mendatang.

“(Sosok) yang utama adalah melanjutkan program-program yang sudah bagus dari Pak Anies Baswedan sebagai Gubernur saat ini, yang sudah berhasil banyak membuat perubahan ke arah yang lebih baik bagi Jakarta,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani pada Jumat (11/3/2022)

Yani mengatakan, banyak masyarakat yang merasakan perubahan Jakarta di bawah kepemimpinan Anies sejak 2017 lalu.

Mulai dari penyediaan ruang ketiga untuk publik, peremajaan angkutan umum yang dilengkapi dengan sistem yang saling terintegrasi, bantuan sosial (bansos) untuk keluarga prasejahtera dan sebagainya.

Meski begitu, Yani menyembut dibalik kesuksesan itu tentu ada beberapa hal yang dianggap masih kurang optimal.

Misalnya pelayanan publik, khususnya layanan administrasi publik sehingga kinerja aparatur dari tingkat dinas atau badan hingga kelurahan dapat merespon keluhan warga dengan cepat.

“Tentu hal-hal yang masih kurang akan jadi fokus program calon yang diusung PKS seperti perbaikan pelayanan publik,” katanya.

Dia menambahkan, PKS lebih memilih fokus pada pemenangan Pileg pada Februari 2024 dibanding Pilkada DKI Jakarta pada November 2024. Soalnya pemenangan kursi di DPRD DKI Jakarta akan menentukan arah atau sikap PKS dalam Pilkada DKI, mungkinkah berkaolisi dengan partai lain atau mengusung kadernya sendiri dalam ajang tersebut.

Yani menyatakan, PKS telah menentukan kriteria yang bakal dicalonkan sebagai kandidat Cagub pada Pilkada nanti.

Syarat tersebut harus dipenuhi oleh kader manapun, dari tingkat DPP, DPW hingga DPD.

“Kader terbaik yang akan diusung PKS adalah yang memiliki integritas tinggi, tidak pernah terlibat kasus korupsi, asusila maupun tindak pidana lainnya,” ujarnya.

“Dia juga cerdas, kompeten, memiliki leadership tinggi, tegas tanpa harus emosional, merakyat dan mampu mewujudkan kemajuan, kesejahteraan dan keadilan sosial bagi rakyat Jakarta,” lanjut anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini. 

Airin dan Sahroni dimunculkan

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik angkat suara soal kemungkinan duet Ahmad Sahroni dan Airin Rachmi Diany dalam ajang Pilkada DKI Jakarta tahun 2024 mendatang. Adapun Taufik merupakan orang pertama yang memunculkan nama Airin pada 31 Desember 2021 lalu, untuk bursa Pilkada DKI Jakarta 2024.

Taufik menilai, Airin merupakan sosok politisi perempuan yang cerdas.

Tidak hanya memiliki gelar doktor (S3) dalam akademik, Airin juga berpengalaman memimpin Kota Tangerang Selatan selama dua periode atau 10 tahun.

“Saya meyakini dia akan digandrungi nanti, dia perempuan dengan kecerdasan dan gelarnya doktor. Itu yang disukai dengan perempuan, saya yakin potensi pemilihnya besar,” kata Taufik di DPRD DKI Jakarta pada Jumat (11/3/2022).

Taufik mengaku memunculkan nama Airin dalam ajang Pilkada DKI karena sosok politisi perempuan jauh lebih solid. Apalagi selama ini belum pernah ada perempuan yang menjadi kepala daerah maupun wakil kepala daerah di Jakarta.

“Airin punya peluang suplai masyarakat Jakarta itu iya, dan menurut saya sekarang era pemimpin perempuan di Jakarta, kan belum pernah ada,” ujar Taufik yang juga menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Meski demikian, kata Taufik, terlalu prematur jika semua pihak menganggap bahwa Airin akan diduetkan dengan Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni. Apalagi ajang Pilkada DKI baru akan digelar pada November 2024 mendatang.

Hal itu dikatakan Taufik untuk menanggapi kedatangan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang didampingi Airin ke NasDem Tower di Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (3/11/2022) kemarin. Kehadiran mereka dijamu oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni.

“Itu mereka dipasangkan atau gimana kan kita nggak bisa nebak, belum (ada informasi),” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Taufik mengaku mengenal sosok Sahroni karena mereka tinggal di daerah yang sama di Tanjung Priok, Jakarta Utara. “Sahroni itu kawan saya, orang Priok (Tanjung Priok) juga sama dengan saya,” ucapnya.

Menurutnya, dunia politik merupakan suatu hal yang dinamis

Dia menyebut, sosok Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga cocok diduetkan dengan Airin.

Adapun Ariza sampai sekarang masih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta sampai 16 Oktober 2022 mendatang. “Sangat mungkin Ariza-Airin, politik itu kan nggak berhenti hari ini saja, tapi dinamis,” katanya.

“Bisa saja Ariza-Airin, karena kan treshold (ambang batas) sudah dapat, syarat harus dapat, kalau misal Gerindra-Golkar kan dapat tuh jumlah kursinya (DPRD). Ya tanya saja ke Ariza kan bukan saya lagi Ketua DPD, tapi kalau misalkan Gerindra-Gokar sudah selesai ini, sudah satu kereta,” jelasnya.

Seperti diberitakan, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir pada Oktober 2022 mendatang. Nantinya, jabatan Anies akan diisi oleh Penjabat (Pj) Gubernur dari kalangan birokrat lembaga vertikal yang ditunjuk pemerintah pusat, sampai Pilkada DKI digelar kembali pada 2024 mendatang.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik menilai, nama mantan Wali Kota Tangerang Airin Rachmi Diany patut diperhitungkan dalam kontestasi Pilkada DKI pada 2024 mendatang. Selain menjadi Wali Kota pertama di Tangerang Selatan selama 10 tahun, kepemimpinan Airin cenderung kondusif.

“Saya mau urut dari abjad pandangan dan usulan saya. Saya pernah melihat bekas Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany. Ini kalau di Dorong di DKI Jakarta bisa menarik,” kata Taufik pada Jumat (31/12/2021) malam.

Selanjutnya, kata dia, sosok petahana Anies Baswedan dipastikan juga menarik. Termasuk sosok Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Kalau ketiganya masuk di (Pilkada) DKI nanti, bisa menarik karena semua namanya berawal dari huruf A,” ujar Taufik berkelakar.

Sumber: wartakota
×
Berita Terbaru Update
close