Ribuan Kades Bertemu Jokowi, HNW Kira Bahas soal Migor dan Keluhan Petani, Malah Dukung 3 Periode -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ribuan Kades Bertemu Jokowi, HNW Kira Bahas soal Migor dan Keluhan Petani, Malah Dukung 3 Periode

Rabu, 30 Maret 2022 | Maret 30, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-30T07:51:13Z

WANHEARTNEWS.COM - Sejumlah pihak menyoroti keputusan Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) menyatakan akan mendeklarasikan dukungan untuk Presiden Joko Widodo untuk menjabat selama tiga periode.

Selain dianggap tidak taat konstitusi, para kepala desa dianggap hanya mementingkan pribadi lantaran dukungan itu muncul usai Jokowi mengabulkan 3 persen dari dana desa bisa dipakai untuk operasional.

Para kades dalam kesempatan pertemuan dengan presiden sama sekali tak menyampaikan persoalan-persoalan mendasar yang dialami warganya, khususnya baru-baru ini, soal pangan.

Hal itu yang menjadi sorotan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Tadinya politisi PKS itu mengira, pertemuan dengan presiden akan dimanfaatkan para kepala desa untuk mengadukan masalah di akar rumput kemudian meminta solusi kepada presiden atas persoalan itu.

Misalnya, soal kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng serta naiknya harga sejumlah kebutuhan lain.

Kemudian, permasalahan yang dihadapi petani yakni anjloknya harga gabah hingga kekecewaan terhadap maraknya impor bahan pangan.

Ia pun kaget, kegiatan silaturahmi para kades itu justru dimanfaatkan sebagai ajang untuk mendukung Jokowi menjabat presiden selama tiga periode.

"Tadinya diperkirakan APDESI jumpa Presiden @jokowi untuk minta solusi atasi masalah-masalah rakyat di Desa seperti minyak goreng, tahu tempe dan telor mahal-mahal, harga gabah turun, bawang putih,cabai dan garam masih impor. Eh malah akan Deklarasi Dukung Jokowi 3 Periode," tulis HWN di akun Twitternya, dikutip pada Rabu (30/2/2022)

HNW pun heran dengan sikap APDESI yang seolah tak mengerti soal hukum maupun konstitusi saat dengan percaya dirinya menyatakan akan deklarasi dukungan Jokowi tiga periode.

"Padahal Indonesia negara hukum. Kepala Desa memang boleh sampai 3 periode, tetapi Kepala Negara (Presiden) maksimal 2 periode @ 5 tahun via Pemilu. Begitu ketentuan UUDNRI 1945 psl 7. Saat Presidennya SBY, beliau legowo taati ketentuan ini;2 periode saja," imbuh HNW

HNW juga menyoroti soal alasan APDESI yang memutuskan mendukung Jokowi menjabat tiga periode yakni karena lima permintaannya dikabulkan Jokowi.

"Sudah seharusnya Presiden penuhi janji-janji kampanyenya untuk seluruh Rakyat Indonesia. Dan seharusnya Presiden juga ajari Rakyat untuk taat konstitusi, tidak membiarkan mrk melakukan aksi-aksi yang tak sesuai dengan konstitusi seperti dukungan masa jabatan Presiden 3 periode," jelasnya

Sebelumnya, ramai dibahas soal statemen ketua umum DPP APDESI yang secara terang-terangan mendukung Jokowi menjabat presiden tiga periode.

Bahkan, tidak lama lagi ia akan memimpin deklarasi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP APDESI Surtawijaya saat dijumpai media usai acara Silaturahmi Nasional APDESI 2022 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022).

"Habis Lebaran kami deklarasi (dukungan Presiden Jokowi tiga periode).Teman-teman di bawah kan ini bukan cerita, ini fakta, siapa pun pemimpinnya, bukan basa-basi, diumumkan, dideklarasikan apa yang kita inginkan," ujarnya.

Surta menjelaskan, Presiden Jokowi sudah banyak mengabulkan permintaan para kepala desa.

Sehingga mereka menilai Kepala Negara peduli dengan desa.

"Sekarang kita punya timbal balik, beliau peduli sama kita. Itulah harapan kita, siapa tahu ke depan semua lebih baik. Teman-teman sepakat tadi tiga periode. Lanjutkan," tegasnya.

Surtawijaya pun mengungkapkan, sedianya dukungan itu akan dideklarasikan pada acara hari ini. Akan tetapi rencana itu dilarang oleh para menteri yang hadir dan pasukan pengamanan presiden (paspampres).

"Tadinya mau hari ini. Dilarang sama semua. Saya capek dilarang sana-sini. Tapi saya maklum. Paspampres lebih parah saya di depan (dibilang), 'Jangab cerita ini'. Saya capek," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menggelar sesi tanya jawab dengan para kepala desa dan perangkat desa seluruh Indonesia dalam acara Silaturahim Nasional APDESI 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa.

Pada saat itu, salah seorang perwakilan perangkat desa asal Aceh bernana Muslim meneriakkan Presiden Joko Widodo untuk tiga periode.

Mula-mula, Muslim bertanya tentang pengelolaan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Dirinya mengharapkan Presiden Jokowi dapat memindahkan pengelolaan taman tersebut dari Medan ke Aceh.

Oleh karenanya, Muslim berharap Luhut dapat menyampaiakan aspirasi masyarakat Aceh ini kepada presiden.

Usai bertanya, tiba-tiba Muslim berteriak Presiden Jokowi untuk tiga periode.

"Tolong ini sebagai permintaan kami kepada bapak. Saya yakin bapak bisa mengabulkannya dan pak presiden bisa mengabulkannya. Jokowi tiga periode, setuju?" kata Muslim diakhiri dengan teriakan.

"Setujuu," balas para peserta lain. Mendengar seruan itu, Luhut tidak memberikan jawaban secara lisan.

Luhut hanya tersenyum mendengarkan seruan tersebut.

Sumber: Wartakota
×
Berita Terbaru Update
close