Viral Video 10 Detik Sejoli Mesum di Area GOR Kudus -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Viral Video 10 Detik Sejoli Mesum di Area GOR Kudus

Sabtu, 19 Maret 2022 | Maret 19, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-19T01:18:42Z

WANHEARTNEWS.COM - Sebuah video sejoli muda-mudi memadu kasih di kawasan GOR Kudus, Jawa Tengah viral di media sosial. Lantas apa individualized organization Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, sebagai pengelola GOR?

Video tidak senonoh itu diunggah akun Instagram @kudusviral. Video berdurasi 10 detik itu memperlihatkan dua sejoli muda-mudi memadu kasih di atas engine. Tak tampak jelas aktivitas kedua sejoli itu di atas motornya karena ditutupi logo.

"Sempat dioperasi Satpol PP kemarin di taman Tanggulangin Kudus karena bermesraan, kini beredar video viral di sosmed sejoli memadu kasih menurut keterangan lokasi di GOR Kudus," tulis keterangan video itu seperti dilihat detikJateng, kamis (17/3/2022).

"Beredar video viral yang menggegerkan jagat dunia maya di Kudus," tulisnya kembali.

Video yang diunggah 17 jam lalu itu mendapatkan belasan ribu kali tayang dan puluhan komentar.

Menanggapi hal tersebut Kabid Olahraga pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, Minan Mochamad menyebut banyak pemuda-pemudi yang memanfaatkan fasilitas yang ada di Sport Center untuk bertemu. Minan quip meminta petugas untuk berkeliling memantau kegiatan di sekitar Sport Center yang berada di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota itu.

"Terkait penggunaan fasilitas yang ada memang menjadi kewenangan kami. Kami terkait itu sudah berkoordinasi dengan bidang kepemudaan terkait dengan adakan operasi pelajar juga sudah ada. Kemudian secara berkala kita keliling bagaimana untuk memantau pemanfaatan Balai Jagong Kudus (kawasan meliputi GOR Kudus) agar sesuai dengan peruntukan," terang Minan kepada wartawan ditemui di Stadion Wergu Wetan Kudus siang ini.

"Tetapi karena jam kerja kami dan personel kami terbatas di sela-sela itu kami lengah sehingga digunakan untuk itu," sambung dia.

Minan mengatakan Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Satpol PP Kudus untuk melakukan razia. Namun, para muda-mudi itu sering kucing-kucingan dengan petugas.

"Namanya pelajar deteksinya lebih susah, kecuali itu komunitas mudah dilihat. Kami bekerja sama dengan Satpol PP kalau tidak ada ditinggal, tapi tetap pintar, ketika kami tidak di lapangan ada, kalau di lapangan aman," ungkap Minan.

Minan menambahkan beberapa remaja yang sedang berduaan juga ada yang dipanggil ke kantor dinas. Mereka kemudian diberikan pembinaan hingga disampaikan kepada pihak sekolah ataupun keluarga.

"Prosedur kami bawa ke kantor terus sampaikan ke kepala sekolah. Ya sudah ada tindak lanjuti seperti, namanya penyakit harus sering tidak boleh melakukan satu dua kali saja, sisi lain kedinasan banyak sehingga sampai hari ini belum maksimal," ucap Minan.

"Kita berupaya teman-teman menjaga kebersihan mengawasi dan memantau yang mungkin memanfaatkan jam belajar di luar jam pembelajaran," pungkas dia.

detik/

Wanheart News

×
Berita Terbaru Update
close