NGERI! Indonesia Terancam Masuk Jebakan Utang China, Nasibnya Sama Sri Lanka -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

NGERI! Indonesia Terancam Masuk Jebakan Utang China, Nasibnya Sama Sri Lanka

Selasa, 19 April 2022 | April 19, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-04-19T02:23:40Z

Wanheart News

WANHEARTNEWS.COM - JAKARTA - Indonesia perlu waspada agar tidak masuk dalam jebakan utang China. Jika tidak, maka nasibnya akan sama dengan Sri Lanka.

Berdasarkan information Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) periode Februari 2022, China merupakan pemberi utang terbesar keempat buat Indonesia, bersama dengan Singapura, Amerika Serikat (AS), dan Jepang.

Pengamat ekonomi Bhima Yudhistira menilai kegagalan negara Sri Lanka membayar utang kepada China harus menjadi pelajaran bagi negara lain, termasuk Indonesia.

Pasalnya, istilah jebakan utang China kembali ramai setelah Sri Lanka mengalami krisis ekonomi terparah dalam sejarahnya.

Negara berpenduduk 22 juta jiwa itu dinyatakan tidak mampu membayar utang luar negerinya, bahkan rasio utang Sri Lanka naik drastis dari 42 persen di 2019 menjadi 104 persen di 2021.

Menurut Bhima, salah satu penyebanya karena beban pengeluaran selama pandemi, utang infrastruktur dan kegagalan mengatasi naiknya harga barang atau inflasi.

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) itu mengatakan ketergantungan akut Sri Lanka pada utang dimulai pada ekspansi proyek infrastruktur yang tidak masuk akal secara ekonomi.

Misalnya, Pelabuhan Hambantota dengan kerjasama utang dari China direncanakan menjadi center point pelabuhan internasional yang memuat kapal kargo besar.

"Proyek tersebut masuk dalam OBOR (One Belt One Road) tahun 2017-2019. Faktanya, proyek pelabuhan Hambantota tidak sesuai rencana," ujar Bhima kepada JPNN.com, Senin (18/4).

Selain itu, pemerintah Sri Lanka kesulitan membayar pokok dan bunga utang super proyek dan akhirnya membuat China menguasai konsesi pelabuhan Sri Lanka hingga puluhan tahun.

Selain itu, Indonesia juga menjadi penikmat utang dari China.

Mengutip information Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) periode Februari 2022, China adalah pemberi utang terbesar keempat buat Indonesia, bersama dengan Singapura, Amerika Serikat (AS), dan Jepang.

Periode Februari 2022, ULN Indonesia dari China tercatat USD 20,78 miliar atau naik 0,76 persen dari bulan sebelumnya.

msn/jpnn

×
Berita Terbaru Update
close