Anggota Parlemen AS Desak FBI Ikut Selidiki Kasus Pembunuhan Jurnalis Shireen Abu Akleh -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Anggota Parlemen AS Desak FBI Ikut Selidiki Kasus Pembunuhan Jurnalis Shireen Abu Akleh

Sabtu, 21 Mei 2022 | Mei 21, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-05-21T12:16:51Z

WANHEARTNEWS.COM - Diskusi seputar kasus kematian jurnalis Palestina-Amerika, Shireen Abu Akleh, bergulir di antara para anggota Parlemen Amerika Serikat dari Partai Demokrat.

Lewat surat yang ditandatangani 57 anggota parlemen Demokrat pada Jumat (20/5), mereka meminta Direktur FBI Christopher Wray dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken meminta penyelidikan yang dipimpin Amerika atas pembunuhan Abu Akleh.

“Kami meminta Departemen Luar Negeri dan Biro Investigasi Federal (FBI) meluncurkan penyelidikan atas kematian Nona Abu Akleh,” tulis kelompok anggota parlemen, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (21/5).

Abu Akleh ditembak dan dibunuh minggu lalu ketika dia sedang meliput serangan militer Israel di Tepi Barat yang diduduki. Israel awalnya menyalahkan orang-orang bersenjata Palestina atas kematiannya tetapi kemudian mundur dan mengatakan mereka akan menyelidiki dari mana peluru itu berasal.

Tetapi Palestina telah menolak untuk menyerahkan peluru itu, menyerukan penyelidikan internasional.

“Militer Israel mengklaim bahwa para korban terjebak di antara tembakan antara militan Palestina dan Pasukan Pertahanan Israel. Namun, media dan saksi mata memiliki laporan yang saling bertentangan,” tulis anggota parlemen AS pada hari Jumat.

Mereka menyambut baik pernyataan dan tindakan yang diambil oleh pemerintahan Biden, yang mengutuk kematian Abu Akleh dan menyerukan penyelidikan. Tetapi pemerintahan Biden mengatakan bahwa Israel mampu melakukan penyelidikan menyeluruh sendiri.

"Namun, mengingat situasi lemah di wilayah tersebut dan laporan yang saling bertentangan seputar kematian Nona Abu Akleh, kami meminta Departemen Luar Negeri dan Biro Investigasi Federal (FBI) meluncurkan penyelidikan atas kematian Nona Abu Akleh," tulis anggota parlemen.

Mereka juga meminta Departemen Luar Negeri untuk menentukan apakah undang-undang AS yang melindungi Abu Akleh, seorang warga negara Amerika, dilanggar.

“Sebagai orang Amerika, Nona Abu Akleh berhak atas perlindungan penuh yang diberikan kepada warga negara AS yang tinggal di luar negeri,” kata mereka.

“Kami memiliki kewajiban untuk melindungi warga Amerika yang melapor ke luar negeri,” bunyi surat yang dipimpin bersama oleh Anggota Kongres Andre Carson, Bill Pascrell dan Lou Correa.

Pasukan Israel juga dikritik karena kekerasan mereka selama prosesi pemakaman Abu Akleh. 

Sumber: rmol

×
Berita Terbaru Update
close