2 Bobotoh Tewas seusai Laga Persib vs Persebaya, Tim Maung Bandung Keluarkan Pernyataan Resmi -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

2 Bobotoh Tewas seusai Laga Persib vs Persebaya, Tim Maung Bandung Keluarkan Pernyataan Resmi

Sabtu, 18 Juni 2022 | Juni 18, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-06-18T06:19:51Z

WANHEARTNEWS.COM - Kabar duka, dua Boboth meninggal dunia seusai laga antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya hingga viral di media sosial.

Kedua Bobotoh tersebut meninggal setelah Persib Bandung berhasil meraih kemenangan atas Persebaya dalam lanjutan Piala Presiden 2022.

Dilansir TribunWow.com, bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (17/6/2022), Maung Bandung mampu menang 3-1 atas Bajul Ijo.

Sempat tertinggal oleh penalti Leo Lelis, Persib Bandung menang telak berkat gol dari Victor Igbonefo, Nick Kuipers, dan Ciro Alves.

Kemenangan tersebut tentunya menjadi euforia tersendiri bagi Bobotoh, terlebih mereka menyaksikan langsung pertandingan tersebut.

Namun, kemenangan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya tersebut tercoreng dengan meninggalnya dua Bobotoh dalam laga malam hari tersebut.

Dilansir TribunWow.com dari unggahan Instagram @officialvpc pada Sabtu (18/6/2022), dua suporter Persib Bandung harus meregang nyawa pascapertandingan melawan Persebaya Surabaya.

"Bagi keluarga korban tetap kuat meski tidak ada resep khusus sesiap apapun menghadapi kehilangan, apalagi karena menonton sepakbola."

"Duka mendalam bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan. Selamat jalan kawan, semoga Husnul Khotimah. Al Fatihah #restinpride #bobotohberduka #vikingpersibclub," unggah sang akun @officialvpc.

Diketahui, Sopiana Yusup, yang merupakan anggota Viking Bogor Korwil TNT dan Ahmad Solihin yang merupakan Bobotoh asal Cibaduyut, telah menjadi korban dalam insiden yang terjadi di Stadion GBLA, Bandung, Jumat (17/6/2022) malam tersebut.

Meninggalnya kedua oknum suporter tersebut mendapat ucapan belasungkawa dari suporter sepak bola Indonesia lainnya.

Persib Bandung selaku tuan rumah pada Grup C Piala Presiden 2022 akhirnya memberikan pernyataan resminya terkait insiden ini.

Dikutip TribunWow.com dari laman resmi tim yang berjuluk Maung Bandung persib.co.id pada Sabtu (18/6/2022) tersebut, Persib Bandung mengaku turut berduka atas kejadian meninggalnya Bobotoh dalam laga kontra Persebaya Surabaya.

"Terkait meninggalnya dua orang bobotoh pada pertandingan PERSIB vs Persebaya Surabaya pada lanjutan laga Piala Presiden 2022, Jumat, 17 Juni 2022, tentunya kami sangat menyayangkan hal tersebut dapat terjadi."

"Kami tentunya berbela sungkawa dan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya dua orang Bobotoh tersebut."

"Saat ini kami terus berkoordinasi secara intens dengan pihak yang berwajib, agar permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik," tulis Persib Bandung, dikutip TribunWow.com melalui laman resminya, persib.co.id pada Sabtu (18/6/2022).

Dilansir TribunWow.com melalui unggahan @officialpvc dan @igpersib, banyak Bobotoh yang menyalahkan panpel atas kejadian kali ini dan membagikan kronologi kejadian sesuai apa yang mereka saksikan pada malam itu.

"Ketika ada korban jiwa dipertandingan sepakbola bukan serta merta salah dari 1 pihak, tapi adanya kesalahan dari pihak 1,2, dan 3. Artinya saling berkaitan. Semoga korban pergi dengan tenang," ujar akun @eh_adull.

"Yang anak TNT itu sahabatnya temen gua min, jadi kronologi awalnya dia dapet tiket ditribun selatan tapi dia minta tukeran sama temennya ke tribun utara, dan alhasil desak”an sama bobotoh yang lain. Yaa intinya kita doain aja buat almarhum semoga tenang dialamnya," tulis akun @_ramaajaaaaa.

"Kejadian di pintu masuk V pas di sebelah saya banget. Saya sudah bantu bicara keras buat orang yang di belakang santai jangan pada desak desakan. Apalah daya mau bantu selebihnya juga malah diajak war sama pa pulisi. Semoga khusnul khotimah sobat. Al-fatihah (untuk nama nya udah dapet info, atas nama ahmad)," tulis akun @regijuliana_.

"Innalilahi,jadikan pelajaaran teman" klo tidak ada tiket lebih baik ntn di rumah jng memaksakan, nyawa kita tidak sebading dengan harga tiket yg tidak seberapa..kasian org tua di rumah... loyalitas ke club tpi ttp kudu realistis (emot sedih)," unggah akun @nurwandika_bakti.

Kejadian bermula ketika pintu stadion yang hendak ditutup jelang pertandingan akan dimulai, padahal banyak Bobotoh yang masih berada di luar stadion.

Alhasil, desak-desakan antar penonton tidak dapat dihindarkan dan akhirnya memakan dua korban jiwa.

Tentunya setelah kejadian tidak mengenakkan ini, Bobotoh berharap adanya evaluasi besar-besaran yang dilakukan oleh pihak terkait.  

Semoga kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali di kancah sepak bola Indonesia.

Sumbeer: wow
×
Berita Terbaru Update
close