HEBOH! Gegara Asal Bicara ke Publik, PDIP Bakal Beri Sanksi ke Masinton Pasaribu -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

HEBOH! Gegara Asal Bicara ke Publik, PDIP Bakal Beri Sanksi ke Masinton Pasaribu

Minggu, 26 Juni 2022 | Juni 26, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-06-26T00:00:00Z

WANHEARTNEWS.COM - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan Bidang Kehormatan Partai akan menjatuhkan sanksi kepada kader PDIP Masinton Pasaribu. 

PDIP dengan tegas akan menjatuhkan sanksi kepada Masinton Pasaribu karena asal berkomentar soal koalisi PDIP dengan PKS dan Demokrat.

Kepada publik, kader PDIP itu mengatakan terkait pernyataan Sekjen PDIP yang menyebut partainya kecil kemungkinan menjalin koalisi bersama PKS dan Demokrat pada Pemilu 2024.

Oleh karena itu, Masinton dilaporkan ke Badan Kehormatan Partai.

"Saya sudah koordinasi dengan Badan Kehormatan dan sebelumnya Pak Masinton sudah mendapat teguran lisan dan sekarang akan diberikan teguran lagi sesuai dengan AD/ART partai," kata Hasto kepada wartawan pada Festival Bakar Ikan Nusantara di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (25/6/2022).

"Setiap anggota partai harus berbicara sesuai dengan ruang lingkup," lanjut Hasto.

Pasalnya, ia menegaskan bahwa partainya sepakat tak berencana untuk koalisi dengan PKS dan Demokrat.

Hasto mengatakan, PKS banyak mengkritik ihwal pemerintahan Presiden Jokowi pada rakernas.

“Jadi selain perbedaan ideologi, kami menghormati posisi PKS yang berada di luar pemerintahan. Tetapi untuk bekerja sama dengan PKS, ditinjau dari aspek ideologi, aspek historis, ada hal yang memang berbeda,” katanya

Sementara dengan Demokrat, Hasto menyinggung terkait hubungan masa lalu dengan PDIP. Selain itu, partainya juga tak memiliki ideologi yang sama dengan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala itu.

“Berbagai ketegangan terkait dengan radikalisme intoleransi. Jaman Pak SBY, TVRI itu bisa dipakai oleh kelompok yang anti kebhinekaan. Ini kan menjadi catatan kritis dari masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Sumber: RMOL
×
Berita Terbaru Update
close