Survei Indopol: Duet Anies-AHY Unggul Dalam Simulasi 4 Poros, Sinyal Baik Untuk Masa Depan Indonesia -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Survei Indopol: Duet Anies-AHY Unggul Dalam Simulasi 4 Poros, Sinyal Baik Untuk Masa Depan Indonesia

Senin, 18 Juli 2022 | Juli 18, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-07-18T13:08:10Z
WANHEARTNEWS.COM - Berdasarkan simulasi empat poros pasangan yang berpotensi tampil dalam kontestasi Pilpres 2024 yg digelar lembaga Indopol Survey & Consulting, pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudyono (AHY), unggul dengan memperoleh elektabilitas sebesar 34,72%.

Pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudyono (AHY ) terlihat unggul dalam simulasi empat poros pasangan yang berpotensi tampil dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Simulasi ini dilakukan oleh lembaga Indopol Survey & Consulting.

Dari data survei yang dibagikan kepada media, terlihat pada simulasi pertama, pasangan Anies-AHY memperoleh elektabilitas sebesar 34,72%. 

Sementara, tiga pasangan lainnya yakni Prabowo-Muhaimin Iskandar sebesar 20,08%; disusul Puan Maharani-Erick Thohir sebesar 4,88%; dan Airlangga Hartarto-Khofifah Indar Parawansa sebesar 3,82%. Baca juga: Survei Indopol: Duet Prabowo-Muhaimin Unggul dalam Simulasi 3 Paslon

Pada simulasi kedua, pasangan Anies-AHY kembali unggul dengan elektabilitas sebesar 30,8%; disusul Prabowo-Muhaimin sebesar 17,40%; Ganjar-Airlangga sebesar 22,03%; dan Puan-Erick sebesar 2,93%.

Sementara, pada simulasi ketiga pasangan Anies-AHY masih unggul dengan elektabilitas sebesar 30,0%; disusul Ganjar-Khofifah sebesar 24,55%; Prabowo-Muhaimin 16,50%; dan Puan-Erick sebesar 2,52%.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada tanggal 24 Juni-1 Juli 2022 secara tatap muka. Adapun, jumlah responden yang diambil dalam survei ini sebanyak 1.230 orang. Baca juga: Survei Capres versi Indopol: Ganjar Dominasi Jateng-DIY, Anies Unggul di Jakarta

Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Adapun, margin of error yang ditetapkan sebesar ±2,8%, dengan tingkat kepercayaan 95%.

(Sumber: Sindonews)
×
Berita Terbaru Update
close