Deolipa Yumara: Motif Pembunuhan Brigadir J Pake Kode Michat dan LGBT -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Deolipa Yumara: Motif Pembunuhan Brigadir J Pake Kode Michat dan LGBT

Kamis, 18 Agustus 2022 | Agustus 18, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-18T01:52:11Z

Wanheart News

 WANHEARTNEWS.COM -
Mantan pengacara Bharada E atau Richard Eliezer, Deolipa Yumara ungkap theme pembunuhan Brigadir J.

Deolipa Yumara mantan kuasa hukum Bharada E dalam kasus penembakan terhadap Brigadir J yang diperintahkan Ferdy Sambo.

Meski hanya sempat menjadi kuasa hukum Bharada E selama 5 hari, Deolipa Yumara banyak mengungkap fakta kematian Brigadir J.

Belakangan ini Deolipa Yumara bahkan berani mengungkap theme Ferdy Sambo menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Bahkan dirinya mengungkap bahwa theme pembunuhan berencana Ferdy Sambo memiliki kode Michat dan LGBT.

Pengacara yang juga mantan aktivis 98 ini tidak berhenti menyuarakan terkait pembunuhan berencana yang dilakukan Ferdy Sambo.

Kuasa hukum Bharada E sebelum Deolipa Yumara tidak banyak membeberkan informasi terkait dengan kasus pembunuhan berencana itu.

Namun berbeda dengan Deolipa Yumara, banyak informasi yang berhasil diungkap kepada berbagai media terkait pengakuan Bharada Eliezer.

Pendekatan yang dilakukannya cukup baik dan membuat kliennya itu merasa nyaman untuk membuka fakta kejadian sebenarnya kepadanya.

Hal itu karena dalam beberapa komunikasinya dengan Bharada E, Deolipa Yumara sering dan bahkan menggunakan bahasa Manado untuk berbicara dengan kliennya tersebut.

Dalam satu percakapan Deolipa di kanal Youtube Uya Kuya TV, Dirinya mengatakan bahwa jelas kode Michat dan LGBT ini dari pemilik 303.

Ungkapan mengejutkan ini disampaikan oleh Deolipa Yumara di kanal Youtube Uya Kuya TV yang tayang pada 16 Agustus 2022.

Menurutnya semua yang dia ungkapkan itu adalah pengakuan dari kliennya yakni Bharada E.

Deolipa Yumara yang memiliki sapaan akrab Bang Olip ini mengungkap banyak kode saat berbicara dengan Uya Kuya.

Diantara berbagai kode yang diberikan oleh Bang Olip itu terselip satu kode yang mengejutkan yakni Michat, kode ini juga dikaitkan dengan kode LGBT.

"Michat, cari aja Michat nanti muncul kode kodenya kan" individualized structure Deolipa Yumara pada Uya Kuya.

Michat sendir diketahui adalah salah satu aplikasi sosial yang milik perusahaan China, namun sayangnya Michat di Indonesia lebih digunakan kearah negatif lebih tepatnya sebagai media prostitusi.

Kode Michat ini kemudian disandingkannya dengan kode LGBT dengan mengatakan pernyataan bawa kode ini berkaitan dengan kapolri mendatang.

"Jangan sampai kapolri masa mendatang LGBT dari pondasinya 303, gila kita satu negara. Judi," ujar Deolipa Yumara.

Tidak hanya itu, Deolipa bahkan mengaitkan kasus Ferdy Sambo ini dengan Kapolri sebelumnya yakni Jenderal Idham Azis yang menurutnya mungkin saja pernah ditipu oleh Sambo.

Sebab meskipun Ferdy Sambo tidak pernah menjadi Kapolres atau Kapolda tapi dia berhasil menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Menurutnya itu membuktikan bahwa Ferdy Sambo adalah orang yang beruntung dan bisa jadi akan menjadi Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Jangan sampai kapolri masa mendatang LGBT dari pondasinya 303, gila kita satu negara. Judi," ujar Deolipa Yumara.

Bang Olip juga mengatakan, perlu diingat juga bahwa Ferdy Sambo bisa menjadi Jenderal termuda di Indonesia.

Sementara isu LGBT ini sering dikaitkan dengan theme pembunuhan Brigadir J sejak Mahfud MD mengatakan bahwa theme pembunuhan berencana yang dilakukan Ferdy Sambo kepada Brigadir J berkaitan dengan hal dewasa.

Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan bahwa theme pembunuhan itu sangat sensitif dan hanya boleh didengar oleh orang dewasa.

GPR

×
Berita Terbaru Update
close