Loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga, mengomentari perihal bocornya
perihal tim ranger medsos yang disebut-sebut dimiliki oleh Menteri BUMN
Erick Thohir.
Beredar di media sosial percakapakan yang membahas soal ‘buzzer’ Erick
Thohir yang membuat tim media sosial untuk Erick Thohir.
Salah satu akun yang mengunggah percakapan tersebut yaitu @BosPurwa. Di
dalam potongan video yang ditampilkan, perempuan berambut sebahu mengatakan
bahwa di Kementerian BUMN ada grup media sosial yang diberi nama ranger
medsos.
Adapun isi grup tersebut yaitu karyawan-karyawan Kementerian BUMN dan
perusahaan BUMN yang kebanyakan berasal dari kalangan milenial atau Gen Z.
“Di Kementerian BUMN itu mereka membentuk grup yang namanya ranger medsos
tugasnya isinya dulu ini isinya adalah karyawan-karyawan BUMN dan
karyawan-karyawan Kementerian BUMN yang milenial,” ujar perempuan tersebut.
Adapun tugasnya yaitu untuk memberikan komentar positif di media sosial
Erick Thohir serta membentuk opini bahwa Kementerian BUMN di tangan Erick
berjaya.
“Tugasnya adalah memberikan komentar positif dan like di medsos-medsosnya
Erick Thohir dan juga membentuk opini bahwa Kementerian BUMN ketika dipimpin
oleh Erick Thohir ini lymayan berjayalah gitu,” sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Andi menyindir Erick yang membuat serdadu opini
untuk dirinya sendiri namun menggunakan uang rakyat.
“Enak sekali ya, bikin serdadu opini untuk diri sendiri, tapi biayanya pakai
uang rakyat, Culas,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter
@AndiSinulingga pada Senin (10/7/2023).
buzzer yang dibiayai pajak rakyat pic.twitter.com/cTJR3OQxuC
— King Purwa (@BosPurwa) July 8, 2023
Sumber:
suara
suara
Foto: Loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga/Net

