Pemakaman Sinead O'Connor Disaksikan Presiden, Hingga Dipimpin Imam Islamic Centre Irlandia -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemakaman Sinead O'Connor Disaksikan Presiden, Hingga Dipimpin Imam Islamic Centre Irlandia

Kamis, 10 Agustus 2023 | Agustus 10, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-08-10T01:58:50Z

WANHEARTNEWS.COM - Penyanyi Sinead O'Connor telah dimakamkan secara muslim pada Selasa, 8 Agustus 2023 pagi kemarin di kampung halamannya di Bray, Co Wicklow, Irlandia.

Hal tersebut sesuai dengan status Sinead O'Connor yang telah menjadi mualaf sejak 2018 lalu. 

Usai prosesi yang dilakukan secara tertutup, ratusan penggemarnya memadati jalan dan membanjirinya dengan doa.

Bukan hanya dihadiri para penggemar, Presiden Irlandia Michael D Higgins dan Ibu Negara Sabrina juga turut hadir.

Presiden Sebut Sinead O'Connor Beri Dampak Sangat Besar Bagi Orang Irlandia 

Higgins mengatakan bahwa kehidupan dan karya O'Connor memiliki "dampak yang sangat besar" terhadap orang-orang Irlandia.

Higgins juga menyebut tentang kepahlawanan O'Connor yang dinilainya luar biasa. 

Dia juga menyinggung rasa sakit yang dirasakan penyanyi "Nothing Compares 2U" itu.

"Itulah sebabnya semua orang yang berusaha berjuang dengan hidup mereka, menggabungkan dimensi yang berbeda dengan cara mereka sendiri, dapat merasa sangat bebas untuk mengekspresikan perasaan kesedihan mereka atas kepergian O'Connor," kata Higgins dalam pernyataan resminya, dikutip dari NY Times, Rabu, 9 Agustus 2023. 

Dipimpin Kepala Imam Islamic Centre Irlandia

Pemakaman Sinead O'Connor dipimpin oleh Kepala Imam Islamic Centre of Ireland, Shaykh Dr Umar Al-Qadri.

Al-Qadri sebelumnya mengucapkan apresiasi di media sosial kepada keluarga Sinead O'Connor yang mengakui dan menerima identitas muslim musisi tersebut.

Dalam pidato perpisahan untuk O'Connor, Al-Qadri mengatakan musisi tersebut "menderita lebih dari kesulitan dan kesengsaraan yang ia bagikan (ke publik)".

"Terutama di tahun-tahun perkembangan dirinya, yang banyak di antara (kesengsaraan) yang ia terima berasal dari orang-orang dewasa dan lembaga yang ia hormati," kata Al-Qadri.

"Namun dirinya menunjukkan keyakinan yang teguh dan gigih terhadap Yang Maha Esa," lanjutnya.

"Semakin dia bernyanyi dan berbicara tentang rasa sakitnya sendiri, juga tentang dosa yang merajalela di masyarakat yang ia saksikan, semakin suaranya dan kata-katanya beresonansi dengan pendengar dan menyentuh hati mereka." kata Al-Qadri.

Meskipun autopsi O'Connor di London, Inggris telah selesai, pihak keluarga memutuskan tidak mengumumkan penyebab kematian sang penyanyi.  

Penyanyi kelahiran Irlandia itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di apartemen sewaannya di London pada Rabu, 25 Juli 2023 dalam usia 56 tahun.

Sumber: disway
×
Berita Terbaru Update
close