Zulhas Menyatakan Jokowi Bukan Lagi Kader PDIP, Rocky Gerung: Seharusnya Ambil Sikap Hitam Putih... -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Zulhas Menyatakan Jokowi Bukan Lagi Kader PDIP, Rocky Gerung: Seharusnya Ambil Sikap Hitam Putih...

Senin, 11 Desember 2023 | Desember 11, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-12-11T09:26:13Z

Rocky Gerung menanggapi pernyataan ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, bahwa PDIP bukan partai Jokowi lagi.

Menanggapi pernyataan Zulhas, Rocky Gerung berpendapat bahwa PAN sudah bukan partai semangat reformasi dan menjadi partai mainan politik.

“Sekarang PAN dibawah Zulhas kehilangan tajinya sebagai partai reformasi. Karena juga turut menjilat dan mencari perhatian oleh istana,” Ucap Rocky kepada Hersubeno Arief dalam dialog daringnya di channel Rocky Gerung Official.

Rocky Gerung juga menilai PDIP seperti dikandangkan oleh PAN dan kurang tegas dalam merespon hal ini.

“Seharusnya PDIP harus mengeluarkan semangat bantengnya dalam menyikapi manuver Jokowi. Hendaknya kader PDIP langsung saja mengambil sikap hitam putih,” Ucap pengamat politik tersebut.

PAN dinilai juga dinilai Rocky lemah sekali dalam menyikapi fenomena politik menjelang kontestasi politik tahun 2024.

“Orang mencebur dalam satu kolam, makanya IQnya jadi dungu. Daripada Zulhas mencari sisa-sisa gula dari bibir Jokowi mending panen kebun tebunya langsung. Kelebihan PAN sebagai partai reformasi di awal terbentuk menjadi dangkal,” Ucap Rocky

Hersubeno juga berpendapat bahwa pernyataan Zulhas yang mengatakan Jokowi sudah bersama PAN merupakan sebuah aksi yang menghilangkan marwahnya sendiri.

“Ini merupakan sebuah kegiatan tukar tambah yang mengindikasikan PAN sebagai kacung dari penguasa negara,” Lanjut Hersubeno.

Rocky beropini bahwa sebuah partai yang sudah dikandangkan, berarti sudah tidak ada kejernihan dalam partai tersebut

“PAN lupa yang notabenenya merupakan partai orang-orang akademik diwal berdiri Bersama Amien Rais, sekarang sudah buyar. Jika masih ada kejernihan di suatu partai maka masih ada kritik,”

Sebagai partai pelopor reformis, sekarang PAN dianggap sebagai partai yang tidak ada citra lagi menurut Hersubeno dan Rocky.

Kemampuan psikologi bertahan dengan semangat reformasi PAN menurut Rocky sudah hilang karena Jokowi bergabung.

“Lebih baik Zulhas adakan kongres PAN dan langsung saja berikan tampuk kekuasaan kepada Jokowi langsung daripada mengambil sikap seperti. Bukan Jokowi yang menarik mereka malah mereka yang menyerahkan diri. Betul-betul dangkal pemikiran PAN di era Zulhas ini,” Ucap Rocky Gerung kepada Hersubeno.

Dari kejadian ini, Rocky berpendapat aksi Zulhas semakin memperkeruh eksistensi partai. Partai di Indonesia tidak berkembang, tapi membengkak.

“Ini tidak akan membuat kondisi partai politik berkembang di Indonesia tapi menjadi membengkak karena ada penyakit yang bersarang disana,” pungkasnya.(*)

Sumber: kilat
Foto: Rocky Gerung/Net
×
Berita Terbaru Update
close