Aksi pelaku carok Hasan Tanjung dan sang adik bernama Wardi, terus menjadi perbincangan publik dalam beberapa hari ini.
Sosok Hasan Tanjung dan adiknya, menjadi pelaku carok di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura, pada 12 Januari 2024 lalu.
Kini Hasan Tanjung dan teman pelaku carok lain telah diamankan polisi. Penyebabnya pun telah diketahui, hanya perkara ketersinggungan.
Kakak beradik Hasan Tanjung dan Wardi pun terancam 15 tahun penjara hingga kurungan seumur hidup, dijerat pasal 340 KUHP dan Pasal 338 KUHP.
Akibat aksi carok adik kakak ini, 4 orang tewas alias meregang nyawa. Mereka yakni Mat Tanjar, Mat Terdam, Hafid dan Najehri.
Disebut-sebut, Hasan mampu membunuh 4 orang karena dianggap memiliki ilmu kebal.
Tudingan terkait Hasan memiliki ilmu kebal, karena memiliki cincin yang ia sematkan pada jari tangan kanan.
Potret Hasan memakai cincin berwarna hitam dan bermata besar mencuat, yang disebut cincin badar besi.
Dilansir Kilat.com dari akun YouTube Spotivi, pada Kamis 18 Januari 2024, bahwa cincin yang dipakai Hasan, dianggap bisa mengisi khodam kebal senjata.
"Banyak beredar isu telah banyak yang menawar cincin badar besi tersebut," ungkap narasi dalam video YouTube Spotivi.
Sementara fakta lain diungkapkan akun X @SejatiGame43160. Menyebut kalau Hasan memiliki 2 bilang celurit saat duel carok masal Bangkalan.
Setidaknya ada 3 saham celurit ketika aksi carok di Bangkalan, satu dipegang oleh sang adik, yakni Wardi ketika berduel di TKP.
"(Noted : sajamnya ada 3, 2 bilah yg di bawa oleh hasan dan wardi, 1 oleh mat tanjar)."
"Karena tidak fokus melihat sang adik dan rekan2nya terancam dikarenakan mereka tidak menggunakan celurit," tulis cuitan @SejatiGame43160.
Namun isu yang menguatkan kalau Hasan memiliki ilmu kebal, yakni barang bukti jaket dipakai pelaku carok tersebut.
Dimana jaket yang sempat dikenakan, tampak sobek pada satu sisinya diduga bekas sabetan celurit para korban. Namun, pada bagian tubuh Hasan tak terdapat luka-luka. (*)
Sumber: kilat
Foto: Pelaku carok masal di Bangkalan bernama Hasan Tanjung (YouTube Spotivi)

