31 Orang Petugas KPPS di Sinjai Tumbang Akibat Kelelahan, Hingga Harus Dirawat di Rumah Sakit -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

31 Orang Petugas KPPS di Sinjai Tumbang Akibat Kelelahan, Hingga Harus Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 16 Februari 2024 | Februari 16, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-02-16T14:00:53Z

Tugas berat rekapitulasi surat suara di TPS pada Pemilu 2024 membuat sejumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Sinjai, Sulawesi Selatan tumbang.

Dikabarkan sebanyak 31 orang mengalami pusing, akibat kelelahan saat bertugas di TPS.

Beberapa di antaranya bahkan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit, lantaran pingsan.

Pasalnya, penghitungan suara dilakukan serentak mulai dari Capres-Cawapres hingga DPRD Kabupaten dan Kota.

Dilansir Kilat.com dari YouTube MetroTV, pada Jumat, 16 Februari 2024, nampak sejumlah KPPS sudah terbaring lemas.

"Di Rumah Sakit Umum Sinjai setidaknya terdapat 10 orang petugas KPPS yang terpaksa harus mendapatkan perawatan medis," kata narator dalam video.

Para petugas ini umumnya mengeluhkan rasa mual dan pusing hingga ada yang tidak sadarkan diri.

Beban kerja dan durasi kerja yang dilakukan KPPS diduga terlalu berat untuk diselesaikan dalam satu hari penuh.

Untuk diketahui, rekapitulasi surat suara dimulai sejak 14 Februari 2024 pukul 14-00 sampai dengan tanggal 15 Februari 2024 pukul23.00.

Adapun surat suara yang dihitung terdiri dari surat suara capres-cawapres, DPR RI, DPRD Provinsi, DPD RI, dan DPRD Kabupaten dan Kota.

KPPS sendiri bertugas untuk melakukan prosesi pemungutan suara hingga mengunggah data ke sistem siRekap.

Sementara itu, peristiwa tumbangnya para KPPS saat bertugas bukan hal baru.

Bahkan pada Pemilu tahun 2019 silam, dilaporkan 894 petugas KPPS meninggal dunia, dan 5.175 orang mengalami sakit. (*)

Sumber: kilat
Foto: 31 Orang Petugas KPPS di Sinjai Tumbang Akibat Kelelahan, Hingga Harus Dirawat di Rumah Sakit (Tangkap layar YouTube Metro TV)
×
Berita Terbaru Update
close