Pesta demokrasi kerap membuat masyarakat menyoroti para pelaku politik di Indonesia.
Di hari pemilu yang menjadi pesta demokrasi, Hotman Paris mengunggah sebuah video yang cukup menyita perhatian publik.
Pada video yang diunggah oleh Hotman Paris, terlihat sosok Megawati yang tengah berbicara dalam sebuah forum.
Rupanya dalam video yang diunggah Hotman Paris dalam akun Instagram pribadinya yakni @hotmanparisofficial, Megawati menceritakan terkait partai yang diketuainya yakni PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri terbanyak.
Dikutip Kilat.com dari akun Instagram @hotmanparisofficial, Megawati rupanya tengah berbicara dalam sebuah kongres.
"Ini di dalam kongres partai bapak presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDI Perjuanagn akan masuk ke dalam kabinet," ucapnya
"Dengan umlah menteri yang harus terbanyak," sambungnya.
Bahkan usai menyebutkan perkataan tersebut, Megawati menilai hal tersebut menjadi sebuah pukulan.
"Itu namanya baru pukulan dok," jelasnya.
Megawati juga mengucapkan bahwa ia tidak ingin jika hanya diberikan sedikit jatah menteri dari orang partainya.
"Ibu Mega, saya kira karena PDI sudah banyak kemenangan, sudah ada di DPR, sudah begini, nanti saya kasih cuma 4 ya. Emoh, emoh, tidak mau, tidak mau," ucapnya.
"Orang yang gak dapat aja minta, hore," pungkasnya.
Menanggapi video yang diunggahnya, Hotman Paris pun mengaku baru sadar dengan apa yang terjadi di Indonesia saat ini.
"Baru sadar aku apa yang terjadi selama ini," tulisnya.
"Masyarakat Bali baru sadar dan geser," sambungnya.
Sontak unggahan Hotman Paris itu pun menuai berbagai komentar dari netizen.
"Kami yakin, waktu video-video Jokowi direndahkan Mak Banteng, nangis dalam hati tapi malas ribut sama pendukung lain. Bukti kan di TPS saja, bukti orang yang di rendahkan akan ditinggikan oleh yang maha kuasa. Terimakasih Prabowo selalu setia menggandeng Jokowi," ujar akun @elvira_tndigau.
"Suara Anies digabung suara Ganjar gak ada setengahnya suara Prabowo," ucap akun @mitanastiti.
"Peran Jokowi lebih kuat daripada partai," ungkap akun @arwabilfaqih.
"Sombong dan angkuh! Hukum karma merendahkan Pak Jokowi. Gak belajar dari 2014 sampai sekarang, musuh-musuh Jokowi akan tumbang satu persatu," jelas akun @bettavic.
"Jualan Agama sudah tak laku. Politik nyinyir dan nyerang pribadi gak dapat respect. Jualan akademisi sepi, jualan black campaign malah diketawain. 2029 cari cara lain agar dapat simpati rakyat. Salam damai," pungka sakun @paranoid1001.(*)
Sumber: kilat
Foto: Hotman Paris dan Megawati. (Kolase Instagram/ @hotmanparisofficial)

