Andre Taulany baru-baru ini kejutkan penggemarnya. Mendadak ia seolah
menunjukkan keinginannya untuk terjun ke dunia politik.
Kecurigaan mengenai terjunnya Andre Taulany ke dunia politik ini muncul usai
dirinya mengunggah foto sebuah surat suara pemilihan gubernur DKI Jakarta
tahun 2042.
Dalam foto tersebut, Andre Taulany bersanding dengan dua nama politikus yang
tak kalah mentereng yakni Ahmad Sahroni dan Ridwan Kamil.
Ahmad Sahroni berada di nomor urut 1 dan tampil mengenakan kemeja seolah
dirinya memang maju untuk pilgub DKI Jakarta. Penampilan serupa juga
ditunjukkan oleh Ridwan Kamil.
Sementara itu, Andre Taulany yang berada di nomor urut 3 justru tampil
nyeleneh. Mirip dengan Komeng yang berpose tak terduga di surat suara, Andre
juga memilih pose serupa.
Sembari mengenakan kemeja kuning dan syal motif kulit macan, Andre Taulany
menunjukkan ekspresi ceria dan terkejut. Tentunya penampilan ini yang paling
berbeda di antara dua kandidat lainnya.
Andre pun melempar pertanyaan kepada pengikutnya di Instagram mengenai sosok
yang dirasa pas untuk memimpin Jakarta ke depannya.
"Kirakira siapa nih yang paling asik buat mimpin Jakarta? Pilih jawaban
kalian di komen dan alasannya. Akan gak ada hadiah yang menarik untuk yang
berlutung," tulisnya sebagai keterangan.
Sontak saja unggahan ini memancing beragam komentar dari warganet, mulai
dari yang serius hingga tak kalah nyeleneh.
"Udah pa Andre paling bener jadi pemimpin prediksi aja pak. Saya gasiap pa
Andre dikomplen warga Jakarta," komentar seorang warganet.
"Andre Taulany dong, beliau sudah berpengalaman menjadi pak RT di berbagai
ratusan episode, sudah tidak diragukan lagi jiwa kepemimpinannya," tulis
warganet lain.
"Pak Haji pake trik bang Komeng," celetuk salah satu warganet.
"No 3 ekspresi potonya terinspirasi dari Komeng kayanya, nyeleneh tapi
banyak yang pilih," timpal warganet yang berbeda.
Sementara itu ini bukan kali pertama Andre Taulany terjun ke dunia politik.
Sebelumnya ia telah menjajal peruntungan dalam pemilihan wali kota dan wakil
wali kota Tangerang Selatan di tahun 2009.
Menghabiskan dana hingga Rp700 Juta, Andre Taulany harus gigit jari lantaran
dirinya mengalami kekalahan.
Sumber:
suara
Foto: Potret Andre Taulany (Instagram/andreastaulany)

