Pejabat Bea Cukai Purwakarta Dilaporkan ke KPK, Awbimax Sentil Lagi Strategi Pemerintah Pakai Buzzer -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pejabat Bea Cukai Purwakarta Dilaporkan ke KPK, Awbimax Sentil Lagi Strategi Pemerintah Pakai Buzzer

Senin, 06 Mei 2024 | Mei 06, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-05-06T04:11:24Z

Bima Yudho Tiktoker yang lebih akrab disapa Awbimax kembali mengunggah konten terkait institusi Bea Cukai.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Bea Cukai yang tengah mendapat sorotan tajam gegara penahanan barang impor SLB hingga action figure masih jadi bahan omongan.

Kebobrokan Bea Cukai bahkan terus menerus dikuliti oleh konten kreator maupun masyarakat awam.

Kini yang terbaru muncul kabar soal pejabat Bea Cukai bernama Rahmady Effendi Hutahaean asal Purwakarta dilaporkan ke KPK.

Bukan tanpa sebab, harta kekayaan pejabat yang satu ini dinilai tak masuk akal karena naik drastis.

TikToker Bima Yudho pun kembali menyentil tentang strategi Pemerintah pakai buzzer buat perbaiki citra.

“Korupsi yang telah mengakar menjadi tantangan serius dalam pencapaian kemajuan nasional.” katanya membuka caption.

Bima menilai, Pemerintah masih belum menunjukkan secara serius soal tindakan nyat anti korupsi.

“Meskipun isu ini sering mendapat sorotan luas di media, absensi tindakan nyata dari pemerintah federal menunjukkan kesenjangan antara eksposur dan intervensi.” tambahnya lagi.

Bima juga menambahkan cara Pemerintah memperbaiki citra lewat buzzer makin menimbulkan rasa ketidak percayaan.

“Tambahan pula, strategi pemerintah dalam memperbaiki citra melalui buzzer, menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas dan keaslian upaya anti-korupsi tersebut. #beacukai,” pungkasnya.

Itu tadi apa kata Bima Yudho alias Awbimax ketika menanggapi dugaan korupsi pejabat Bea Cukai Purwakarta.(*)

Sumber: kilat
Foto: Bimo Yudho alias Awbimax (Instagram @awbimax)
×
Berita Terbaru Update
close