Budayawan Sujiwo Tejo merespons fenomena Gus Miftah yang viral setelah
meledek penjual es teh.
Melalui unggahan video di Instagram pribadinya, lelaki berambut gondrong itu
punya cara unik memberi komentar terhadap kelakuan negatif Gus Miftah.
"Aku mau minta maaf pada Gus Miftah, karena telah suudzon, berburuk sangka
ternyata Gus Miftah itu seorang wali," ungkap Sujiwo Tejo.
Menurutnya, seorang Gus Miftah bisa disebut sebagai seorang wali karena
berhasil membawa pedagang es teh untuk bisa berangkat ibadah umrah.
"Melalui olok-oloknya terhadap bapak Sunhaji, bapak Sunhaji sekarang akan
bisa umrah, punya rumah, punya duit," terangnya.
Sujiwo Tejo menilai, Gus Miftah sengaja menggunakan kata kasar ke Sunhaji
karena jasanya tidak mau dipuji oleh orang lain.
"Kelihatannya saja Gus Miftah mengolok-olok, padahal dia mungkin adalah
seorang wali yang tidak ingin dipuji. Dia ingin memberangkatkan bapak
Sunhaji umrah dengan cara mengolok-olok, supaya bapak Subhaji tidak berutang
budi," ujarnya.
Sujiwo Tejo mengatakan demikian, karena banyak kisah para wali yang suka
memberi rezeki pada orang lain dengan cara tak lazim, karena tak ingin orang
tersebut berutang budi.
"Banyak kisah-kisah wali yang memberi duit dengan cara membuang duit ke muka
orang, supaya orang itu tidak merasa berutang paksa," katanya.
Melihat video tersebut beberapa rekan artis tidak mau ketinggalan memberi
komentar. Dari seorang Ine Febrianty hingga Iwa K.
"Cup cup cup," tulis Ine Febrianty.
"Mbah aku pada mu," sambung Aming.
Gus Miftah dan Gibran (Instagram)
"Gus miftah @gusmiftah memang sakti, adikku @daooddebu kemarin bilangin
kalau dimarahin juga bayar dikasih banyak duit," komen Mustafa Debu.
"Minggu depan aku pun diangkat jadi Wali, Mbah.. Wali Nikah.. Mau gondrongin
rambut, beli blangkon dan kacamata item, ah," ujar Iwa K.
"Aku juga wali mbah. Wali murid mbah," sambung Arie Dagienkz.
Sumber:
suara
Foto: Sujiwo Tejo saat ditemui di Jakarta, Kamis (2/12). [Suara.com/Oke
Atmaja]


