Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait baru-baru ini
menyebut Pandu Sjahrir sebagai "bos" Danantara, sebuah badan pengelola
investasi.
Pandu Sjahrir sendiri adalah seorang pengusaha muda yang juga dikenal
sebagai keponakan dari mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan
Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
"Diskusi dengan Pak Pandu Bos Danantara, untuk pembiayaan perumahan. Semoga
bermanfaat untuk rakyat Indonesia sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo,"
tulis Ara dalam postingan Instagram miliknya @maruararsirait dilihat, Kamis
(6/2/2025).
Sebelumnya Pemerintah dan DPR telah mensahkan Rancangan Undang-Undang
tentang Badan Usaha Milik Negara (RUU BUMN) pada awal pekan ini. Salah satu
poin utama dalam UU ini adalah pendirian Badan Pengelola Investasi Daya
Anagata Nusantara (BPI Danantara).
RUU itu menjadi perubahan ketiga dari UU sebelumnya yakni, UU Nomor 19 Tahun
2003 tentang BUMN. Adapun BPI Danantara bertugas mengelola BUMN secara
operasional serta mengoptimalkan dividen guna mendukung target pertumbuhan
ekonomi nasional sebesar 8 persen.
Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan pembentukan BPI Danantara merupakan
langkah strategis dalam transformasi BUMN. Menurutnya, hal itu sejalan
dengan visi Indonesia Emas 2045.
"Transformasi BUMN melalui pembentukan BPI Danantara merupakan langkah
strategis dalam mewujudkan visi bersama Indonesia maju menuju Indonesia Emas
tahun 2045 melalui sinergi antara pemerintah, BUMN, dan seluruh pemangku
kepentingan. Kita yakin dapat membangun fondasi ekonomi yang kokoh dan
berkelanjutan bagi generasi mendatang," ujar Erick dalam Rapat Paripurna
ke-12 DPR Masa Sidang II Tahun 2024-2024.
Sumber:
suara
Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait
baru-baru ini menyebut Pandu Sjahrir sebagai "bos" Danantara, sebuah badan
pengelola investasi. (Foto IG @maruararsirait)
%20Maruarar%20Sirait%20baru-baru%20ini%20menyebut%20Pandu%20Sjahrir%20sebagai%20bos%20Danantara.jpg)
